Thursday, August 31, 2017

10 Biaya Tambahan Setelah Anda Beli Rumah Murah di Bekasi

10 Biaya Tambahan Setelah Anda Beli Rumah Murah di Bekasi
Ilustrasi
Memiliki rumah di daerah yang tergabung dengan jabodetabek merupakan impian banyak orang. Kalau Anda meminati rumah murah di Bekasi, sebaiknya perhatikan 10 biaya tambahan ini. Kenapa harus ada tambahan biaya? Sebab, kedelapan biaya ini benar-benar di luar tanggungan rumah dari pihak developer, maupun pihak penyedia layanan KPR seperti bank. Apa saja itu?

1. Biaya Penggalian Sumur
Kita tentu tidak bisa terus-menerus menggantungkan saluran air yang didapat dari layanan PDAM. Dengan adanya sumur pribadi, kita bisa memonitori sendiri penggunaan air dalam rumah tangga. Kalau Anda membeli rumah di area pinggiran kota, tentu tidak masalah dengan kebersihan. Beda dengan ketika berada di kotanya.

Kalau tinggal di kota, tentu memerlukan perhatian khusus. Pertama, soal lokasi penggalian. Kedua, tentang netralisasi unsur-unsur kimiawi yang terbawa air sumur. Ketiga, potensi sumber air yang cukup ketika musim kemarau tiba. Semua ini kembali konsultasikan pada developer pilihan Anda dan bicarakan rincian biaya tambahannya juga.

2. Intalasi Listrik
Biaya instalasi listrik tentu berada di luar biaya rumah. Hal ini penting sekali Anda sadari. Jangan sampai Anda menagih hal ini setelah meneken serah-terima rumah belian. Mungkin di luar sana ada developer yang menanggung beban instalasi listrik. Tapi itu sangat jarang. Hampir bisa dikatakan tidak ada.

3. Biaya Penggalian Septitank
Keberadaan septitank sangat penting. Terutama ketika Anda membeli rumah yang berada di perkotaan. Sebab, di sana jarang sekali ada air yang mengalir dengan lancar sebagaimana yang terjadi di pedesaan. Sebaiknya Anda memperhatikan ini. Proses penggalian ini bisa langsung disampaikan pada developer, biar sekalian.

4. Biaya Notaris
Kedudukan seorang notaris ini untuk mengikat perjanjian jual-beli secara hukum yang berlaku. Penting Anda ketahui, biasanya para developer telah banyak melakukan kerjasama dengan notaris yang terpercaya. Notaris khusus mengurus masalah SPJB (Surat Perjanjian Jual Beli), AJB (Akta Jual Beli), balik nama sertifikat, dan lain-lain.

5. Biaya Perawatan Rumah
Ketika Anda telah membeli rumah murah di Bekasi, tentu harus menyadari biaya tambahan ini. Pembelian rumah tidak termasuk perawatan setelah akad. Soalnya rumah itu mutlak milik Anda. Sebagaimana barang-barang seperti bantal atau gadget yang Anda beli dari toko. Toko tidak punya tanggungan apa-apa kalau terjadi setelahnya.

6. Biaya Perlengkapan Rumah
Rumah yang baru dibeli biasanya berisikan perabot yang masih kurang. Ini wajar. Sebab, para developer hanya menjual rumah, tanah, ruangan, dan juga sertifikat tanah secara legal. Tidak termasuk pertambahan perlengkapan rumah kemudian. Anda tidak mungkin bisa minta yang muluk-muluk ketika proses akad jual-beli berlangsung.

7. Biaya Renovasi Rumah
Biaya tambahan ini juga termasuk renovasi rumah apabila ada bagian rumah yang ingin Anda pugar. Mungkin bagian halaman kurang dekorasi berupa pagar hidup, bonsai, dan sebagainya. Mungkin bagian atap masih kurang ventilasi udara di bagian tertentu. Mungkin di dapur perlu dibikin satu tempat untuk kebutuhan dapur.

Hal-hal seperti ini tidak berkaitan dengan pembelian rumah. Sebab, ketika proses renovasi akan memakan material baru. Tentu ini memerlukan biaya tambahan. Anda boleh meminta developer yang sama untuk merenovasi rumah biar simpel. Tanyakan secara rinci biaya yang perlu dikeluarkan dan ditotal sekalian kalau perlu.

8. Asuransi Pinjaman
Asuransi erat kaitannya dengan jaminan keselamatan Anda. Ketika Anda membeli rumah baru via developer, akan dikenakan biaya tambahan ini. Namun kalau Anda membeli rumah via bank, biasanya sudah ada jaminan keselamatan. Tinggal pilih, Anda mau yang mana. Asuransi akan melindungi Anda selama proses kredit ketika kecelakaan terjadi.

9. Biaya Pajak Bumi dan Bangunan
Seseorang yang membeli rumah, berarti setiap hal yang terjadi adalah urusannya. Termasuk Pajak Bumi dan Bangunan. Setiap rumah yang telah berdiri pasti dikenakan pajak ini. Pajak Bumi dan Bangunan tergabung dalam pajak properti yang Anda bayar setiap tahun sekali. Nilai pajak ini tentu saja dihitung dari luas rumah milik Anda.

10. Biaya Girik
Mungkin ini jarang terjadi. Namun kita tidak bisa mengesampingkan begitu saja. Girik memiliki nama lain, yakni letter C. Ini berkaitan dengan surat keterangan kepemilikan tanah yang dikeluarkan oleh kecamatan atau kelurahan. Biayanya tentu relatif murah. Bahkan ada yang sangat murah. Besarannya sendiri tergantung masing-masing wilayah terkait.

Kesepuluh biaya tambahan itu bersifat mengikat. Artinya tidak bisa berdiri sendiri selama Anda masih menjadi tuan rumah. Kok banyak biaya tambahannya, ya? Banyak macamnya, tapi mayoritas hanya sedikit nominal uangnya. Jauh lebih baik daripada ilegal, kan? Bisa jadi rumah murah di Bekasi punya biaya yang lebih variatif, mengingat lokasinya berada di kota terpilih Indonesia.

This Is The Newest Post


EmoticonEmoticon